Balluff BTL1FHR

Jual Magnetostrictive Sensor Balluff BTL1FHR Indonesia

Balluff BTL1FHRJual Magnetostrictive Sensor Balluff BTL1FHR Indonesia

Mencari suku cadang Balluff yang terpercaya di Indonesia? PT Rizki Arika Teknik, distributor resmi Balluff, menyediakan beragam produk, termasuk Sensor Magnetostriktif Balluff BTL1FHR , dengan jaminan keaslian, kualitas unggul, dan garansi resmi. Konsultasikan kebutuhan automasi industri Anda dengan tim ahli kami untuk menemukan solusi yang paling sesuai.

Magnetostrictive Sensor Balluff BTL1FHR (BTL7-A501-M0100-P-S32)

Sensor magnetostriktif telah menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi industri yang menuntut akurasi tinggi dan performa konsisten. Salah satu produk unggulan dalam kategori ini adalah Sensor Balluff BTL1FHR, yang dirancang khusus untuk memberikan pengukuran linier absolut dengan keandalan luar biasa. Artikel ini akan mengulas secara komprehensif data teknis kelistrikan sensor ini, serta manfaat dan aplikasinya dalam dunia otomasi industri.

Efisiensi Konsumsi Arus Maksimum 150 mA pada 24 V DC

Sensor Balluff BTL1FHR menunjukkan efisiensi energi yang sangat baik, dengan konsumsi arus maksimum hanya 150 mA pada tegangan kerja 24 V DC. Ini menjadikannya ideal untuk digunakan dalam sistem yang membutuhkan efisiensi daya tinggi, terutama dalam:

  • Mesin otomatis dengan banyak aktuator

  • Sistem pengukuran linier berskala besar

  • Baterai atau sistem daya terbatas memberi daya pada perangkat bergerak

Dengan konsumsi arus yang rendah, sensor ini membantu mengurangi panas berlebih dan memperpanjang usia komponen elektronik lainnya di dalam sistem.

Sinyal Kesalahan yang Dapat Dideteksi dengan Akurat

Sensor ini dilengkapi dengan sinyal kesalahan (error signal) yang terbagi menjadi dua jenis:

  • Ua Falling (Turun): -0,5 V
    Memberikan sinyal ketika terjadi kesalahan yang menyebabkan penurunan tegangan drastis.

  • Ua Rising (Naik): 10,5 V
    Mengidentifikasi kesalahan yang menyebabkan tegangan naik secara tidak normal.

Dengan dua parameter ini, sistem kontrol dapat dengan cepat mendeteksi dan merespons anomali, mencegah potensi kerusakan lebih lanjut dan menjaga kontinuitas operasional.

Arus Masuk Awal (Inrush Current) Maksimal 500 mA Selama 10 ms

Saat pertama kali dinyalakan, sensor ini menarik arus hingga 500 mA selama 10 milidetik, yang aman dan masih dalam toleransi umum untuk sistem catu daya industri. Desain sirkuit proteksi awal yang efisien pada sensor memastikan tidak ada beban berlebih pada sistem kelistrikan secara keseluruhan.

Tegangan Operasional Fleksibel: 10–30 VDC

Sensor Balluff BTL1FHR memiliki rentang tegangan operasional yang luas, mulai dari 10 hingga 30 VDC. Fleksibilitas ini memungkinkan integrasi yang mudah dengan berbagai sistem kendali, baik yang menggunakan catu daya 12V maupun 24V, dan tetap beroperasi stabil dalam kondisi tegangan berfluktuasi.

Arus Keluaran Maksimal 5 mA: Ideal untuk Sinyal Analog

Dengan arus output maksimal 5 mA, sensor ini sangat cocok untuk mengirimkan sinyal analog ke pengendali logika (PLC), amplifier, atau sistem monitoring lainnya. Meskipun arusnya tidak besar, namun cukup untuk transmisi data posisi yang presisi dan konsisten.

Sinyal Keluaran yang Dapat Disesuaikan dengan Software

Salah satu fitur unggulan dari sensor ini adalah kemampuan untuk mengatur sinyal keluarannya melalui software khusus. Ini memungkinkan penyesuaian profil output sesuai kebutuhan aplikasi industri tertentu, misalnya:

  • Rentang tegangan keluaran

  • Inversi sinyal

  • Titik nol (null point) dan offset

Fitur ini sangat membantu dalam menyederhanakan kalibrasi dan menghemat waktu instalasi.

Spesifikasi Mekanis Sensor Balluff BTL1FHR

1. Sistem Pemasangan Praktis dengan Mounting Clamps

Salah satu keunggulan mekanis utama dari sensor ini adalah penggunaan mounting clamps sebagai komponen pemasangannya. Sistem ini memungkinkan proses instalasi yang lebih cepat dan aman tanpa memerlukan alat atau komponen tambahan yang kompleks.

Keuntungan mounting clamps:

  • Memudahkan proses pemasangan dan pelepasan sensor

  • Menjamin kestabilan posisi selama pengoperasian

  • Mengurangi getaran dan potensi kesalahan pengukuran akibat perpindahan posisi

Teknologi ini sangat berguna dalam aplikasi industri yang dinamis dan memerlukan fleksibilitas saat melakukan perawatan atau penggantian sensor.

2. Titik Nol (Null Point) Ditetapkan pada 72,0 mm

Titik nol sensor ditentukan pada posisi 72,0 mm, yang berarti posisi ini menjadi titik referensi awal pengukuran. Penetapan null point sangat penting karena berfungsi sebagai acuan utama untuk pembacaan posisi linier dalam sistem.

Fungsi null point:

  • Menentukan titik awal pengukuran absolut

  • Memudahkan kalibrasi awal saat integrasi dengan sistem kontrol

  • Menghindari kesalahan pembacaan akibat offset yang tidak terdeteksi

Null point yang tetap dan dapat diandalkan memungkinkan sistem industri bekerja secara presisi tanpa harus melakukan pengaturan ulang yang rumit.

3. Panjang Keseluruhan Sensor: 245 mm

Sensor ini memiliki dimensi total sepanjang 245 mm, ukuran yang tergolong ringkas dan efisien untuk berbagai kebutuhan instalasi di ruang terbatas. Desain yang kompak memberikan beberapa keunggulan tambahan, antara lain:

  • Cocok untuk sistem dengan keterbatasan ruang instalasi

  • Pengguna dapat dengan mudah mengintegrasikannya ke dalam mesin atau peralatan otomatis.

  • Mengurangi berat total sistem secara keseluruhan

Meski memiliki panjang total yang singkat, sensor ini tetap memberikan performa tinggi tanpa mengorbankan akurasi maupun durabilitas.

Panjang Pengukuran Efektif: 100 mm

Panjang pengukuran 100 mm menjadikan sensor ini sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan deteksi posisi dalam rentang pendek namun dengan presisi tinggi.

  • Mesin CNC kecil

  • Perangkat otomasi meja kerja

  • Sistem pengujian presisi di laboratorium

  • Aplikasi robotik dengan ruang terbatas

Dengan jangkauan yang kompak, sensor ini memberikan kemudahan integrasi ke dalam perangkat yang memiliki keterbatasan ruang, tanpa mengorbankan keakuratan data.

Tingkat Non-linearitas Maksimal ±50 µm

Non-linearitas adalah ukuran seberapa besar perbedaan antara posisi aktual dan posisi yang dibaca sensor. Sensor ini memiliki tingkat non-linearitas maksimum ±50 mikrometer, yang menunjukkan bahwa deviasi pembacaan dari garis ideal sangat kecil. Keunggulan ini memastikan:

  • Akurasi pengukuran tetap stabil di seluruh panjang sensor

  • Pengurangan kesalahan sistemik dalam proses otomasi

  • Hasil data yang lebih konsisten dan terpercaya

Dalam industri seperti perakitan elektronik, otomotif, dan instrumentasi medis, tingkat non-linearitas yang rendah sangat penting untuk menjaga standar kualitas produk.

Akurasi Pengulangan (Repeat Accuracy) ±10 µm

Salah satu aspek paling krusial dari sensor presisi adalah kemampuannya untuk memberikan hasil pengukuran yang konsisten. Dengan akurasi pengulangan hingga ±10 mikrometer, sensor ini mampu memberikan output yang hampir identik dalam kondisi dan posisi yang sama berulang kali. Ini sangat berguna untuk:

  • Kalibrasi mesin

  • Kendali posisi dalam aktuator linier

  • Pemotongan atau pengukiran presisi

Keandalan dalam akurasi pengulangan menjamin efisiensi proses industri yang berjalan secara otomatis dan mengurangi tingkat kerusakan akibat pengukuran yang tidak stabil.

Type-Type Balluff yang Kami Sediakan Selain Balluff BTL1FHR

BAE0113 | BNI0040 | BCC06HC | BOS02AP | BES05T8 | BAM014H | BCC0LPU | BCC0AY6 | BCC04JY |
BNI008C | BAE00LC | BES060M | BES060P | BES060U | BES060R | BES060T | BES060N | BCC0C00 | BOS02A3 |
BES02WW | BCS012N | BCM0002 | BOS02AR | BOS029M | BES0068 | BES00FC | BES05ZL | BES006A | BOS018P |
BOS02AU | BOS02AE | BOS02A0 | BOS02A1 | BGL0018 | BAM03FA | BOS02A6 | BAM01JP | BES03HM | BES004T |
BES002P | BES006P | BES0095 | BES0091 | BES00HM | BTL1J3W | BOS0210 | BOS01KL | BIS0108 | BIS00LH |
BES01F3 | BES00A4 | BES005P | BES0059 | BES004P | BES0024 | BCC0C02 | BCC0368 | BCC0367 | BCC02PM |
BCC02PL

jika type yang Anda cari tidak tertera diatas, bisa hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Magnetostrictive Sensor Balluff BTL1FHR (BTL7-A501-M0100-P-S32)

baca juga: Jual Magnetostrictive Sensor Balluff BTL1J7Z Indonesia

datasheet: Magnetostrictive Sensor Balluff BTL1FHR (BTL7-A501-M0100-P-S32) pdf

Pemesanan

Hubungi tim Marketing kami segera untuk mengetahui detail lengkap tentang Sensor Magnetostriktif Balluff BTL1FHR (BTL7-A501-M0100-P-S32), termasuk stok dan penawaran harga terbaik. Selain itu, kami menyediakan berbagai pilihan sensor Balluff asli lainnya seperti sensor induktif dan fotolistrik untuk memastikan sistem automasi industri Anda berjalan dengan andal.