Jual Inductive Sensor Balluff BES00FC Indonesia
Rizki Arika Teknik hadir sebagai mitra yang berkomitmen untuk mengakselerasi kinerja industri di Indonesia. Kami menyediakan sensor induktif Balluff BES00FC (BES M08EE-PSC20B-S04G-003) yang sudah terbukti andal dan efektif digunakan di berbagai jenis aplikasi industri. Lebih dari sekadar penyedia produk Balluff premium dengan harga kompetitif, kami juga merancang dan mengimplementasikan solusi menyeluruh yang bertujuan untuk mengoptimalkan setiap aspek operasional perusahaan Anda.
Inductive Sensor Balluff BES00FC (BES M08EE-PSC20B-S04G-003)
Sensor induktif Balluff BES00FC menjadi salah satu solusi unggulan dalam sistem otomasi industri modern. Dikenal karena presisinya dalam mendeteksi objek logam tanpa kontak langsung, sensor ini dilengkapi dengan spesifikasi kelistrikan yang sangat mendukung keandalan operasional, efisiensi energi, dan perlindungan sistem secara menyeluruh. Artikel ini membahas secara lengkap performa kelistrikan dari Balluff BES00FC yang menjadikannya pilihan ideal dalam lini produksi otomatis.
Spesifikasi Data Listrik Sensor
1. Rentang Tegangan Operasi Luas: 10 hingga 30 VDC
Salah satu fitur utama Balluff BES00FC adalah tegangan operasi yang fleksibel, mulai dari 10 hingga 30 VDC. Hal ini memberikan kemudahan dalam integrasi ke berbagai jenis sistem otomasi industri tanpa perlu penyesuaian besar terhadap suplai daya.
Tegangan kerja yang stabil sangat penting untuk mencegah gangguan sinyal dan menjaga kinerja sensor tetap optimal dalam jangka panjang.
2. Performa Arus yang Efisien dan Konsisten
Sensor ini memiliki arus operasi minimum (Im) sebesar 0 mA, yang berarti dapat aktif bahkan dengan beban arus rendah. Ini sangat cocok untuk sistem hemat energi atau peralatan dengan daya terbatas.
Selain itu, sensor menunjukkan perbedaan konsumsi arus saat dalam kondisi:
Diredam: Arus tanpa beban maksimum mencapai 7 mA
Tidak diredam: Arus tanpa beban maksimum hanya 2 mA
Perbedaan ini menunjukkan efisiensi sensor dalam mendeteksi objek, hanya menggunakan energi lebih ketika benar-benar diperlukan.
3. Frekuensi Switching Tinggi: 700 Hz
Sensor Balluff BES00FC menawarkan frekuensi switching hingga 700 Hz, artinya mampu merespons objek dalam kecepatan tinggi. Fitur ini sangat ideal untuk aplikasi seperti conveyor berkecepatan tinggi, pengecekan komponen dalam proses produksi, atau sistem inspeksi otomatis.
4. Kapasitansi Beban Maksimal hingga 1 µF
Sensor ini dapat menangani kapasitansi beban hingga 1 µF pada tegangan pengenal (Ue). Kemampuan ini menunjukkan bahwa sensor mampu bekerja stabil meski menghadapi gangguan kapasitif dari kabel panjang atau lingkungan dengan interferensi tinggi.
5. Tegangan dan Arus Pengenal: 24 VDC, 200 mA
Dengan tegangan pengenal (Ue) sebesar 24 VDC dan arus pengenal (Ie) sebesar 200 mA, sensor ini mampu memberikan daya yang cukup untuk mengaktifkan perangkat downstream seperti input PLC, indikator LED, atau relay.
6. Tegangan Sisa Rendah dan Ripple Terkontrol
Sensor ini memiliki tegangan jatuh (voltage drop) maksimum sebesar 2.5 V, memastikan sinyal output tetap kuat dan jelas bagi perangkat penerima. Selain itu, ripple maksimum sebesar 15% dari Ue tetap dalam batas yang aman untuk mencegah kesalahan deteksi.
7. Kelas Proteksi Listrik: Kelas II
Dengan kelas proteksi II, sensor ini memberikan keamanan tambahan dalam penggunaan di lingkungan industri. Desain sensor ini mengintegrasikan isolasi ganda untuk melindungi pengguna dan peralatan dari bahaya kejutan listrik.
8. Kapasitas Isolasi dan Arus Pendek yang Tangguh
Sensor ini memiliki tegangan isolasi pengenal (Ui) sebesar 250 V AC, menjadikannya tahan terhadap lonjakan atau spike tegangan yang biasa terjadi di sistem industri berat. Selain itu, arus hubung singkat pengenal mencapai 100 A, menunjukkan kemampuan sensor untuk bertahan dalam situasi arus lebih tanpa mengalami kerusakan.
9. Waktu Kesiapan Cepat: Maksimal 25 ms
Sensor ini memiliki waktu tunda kesiapan (tv) maksimal 25 milidetik setelah dinyalakan, sehingga sangat cocok untuk sistem yang menuntut respons cepat. Dalam waktu kurang dari seperempat detik, sensor sudah siap untuk melakukan deteksi secara akurat.
10. Arus Residu Rendah: Maksimal 10 µA
Salah satu keunggulan sensor ini adalah arus residu (Ir) yang sangat kecil, hanya 10 µA. Hal ini berarti hampir tidak ada arus bocor saat sensor tidak aktif, yang penting untuk mencegah kesalahan sinyal pada perangkat input.
11. Kategori Pemanfaatan: DC-13
Mengusung kategori pemanfaatan DC-13, sensor Balluff BES00FC berfungsi untuk mengontrol elektromagnetik dalam lingkungan DC. Kemampuan ini memungkinkan kompatibilitas dengan kontaktor, relay, atau beban induktif lain yang sering dijumpai dalam sistem kendali industri.
Spesifikasi Mekanis Sensor
1. Desain Kompak dengan Dimensi Ø 8 x 43 mm
Spesifikasi sensor ini, yaitu diameter 8 mm dan panjang total 43 mm, menjadikannya sangat ideal untuk aplikasi di ruang terbatas atau sistem yang membutuhkan penempatan presisi tinggi. Dimensi ini sangat cocok untuk kebutuhan industri elektronik, otomotif, robotika, dan lini produksi skala kecil.
Bentuk silinder yang ramping membuat sensor ini mudah dipasang pada permukaan datar maupun di dalam rumah sensor khusus, tanpa mengganggu komponen lainnya.
2. Pemasangan Flush Mounting untuk Deteksi Akurat
Sensor ini mendukung instalasi tipe flush mounting, yang berarti permukaan depan sensor dapat dipasang sejajar dengan permukaan sekitarnya. Ini memberikan keuntungan utama yaitu:
Melindungi sensor dari benturan langsung karena tersembunyi di dalam permukaan.
Mengurangi gangguan lingkungan seperti debu, uap air, atau serpihan logam.
Memastikan deteksi logam secara konsisten tanpa kesalahan posisi karena pemasangan sejajar.
Flush mounting sangat direkomendasikan pada lingkungan industri yang memerlukan sensor dengan tingkat presisi tinggi dan daya tahan ekstra.
3. Panjang Pemasangan Efisien: 28 mm
Sensor ini memiliki panjang pemasangan efektif sebesar 28 mm, yang memungkinkan integrasi yang kokoh tanpa memakan banyak ruang. Panjang sensor yang demikian memungkinkan penempatannya dengan mudah di berbagai perangkat atau mesin industri tanpa memerlukan modifikasi besar.
Panjang pemasangan yang ideal ini juga memberikan fleksibilitas tambahan dalam desain sistem, baik untuk aplikasi stasioner maupun bergerak.
4. Ukuran Ulir M8x1: Standar Industri yang Universal
Penggunaan ulir berukuran M8x1 menjadikan sensor ini sangat kompatibel dengan berbagai jenis dudukan dan aksesoris industri. Penetapan ukuran ulir ini oleh standar internasional yang umum digunakan mempercepat dan mengefisienkan pemasangan serta penggantian sensor.
Selain itu, ukuran M8 sangat cocok untuk aplikasi miniatur atau sistem dengan komponen berukuran kecil hingga sedang.
5. Torsi Pengencangan Optimal: 8 Nm
Rekomendasi torsi pengencangan sebesar 8 Newton meter (Nm) bertujuan untuk menjamin sensor terpasang dengan aman tanpa risiko lepas atau longgar. Penerapan torsi yang tepat sangat penting untuk:
Menjaga kestabilan sensor dalam jangka panjang, terutama pada mesin yang bergetar atau bergerak.
Menghindari kerusakan mekanis akibat pengencangan berlebih yang dapat merusak ulir atau permukaan sensor.
Menjamin performa deteksi tetap akurat, karena posisi sensor tidak berubah setelah pemasangan.
Gunakan kunci torsi yang sesuai saat instalasi untuk memastikan nilai 8 Nm tercapai secara konsisten.
Jarak Operasional Sensor Induktif
1. Jarak Operasional Terjamin (Sa) hingga 1,6 mm
Sensor menjamin jarak operasional atau Assured Operating Distance (Sa), yaitu jarak di mana sensor dapat beroperasi secara andal dalam berbagai kondisi lingkungan. Pada sensor ini, nilai Sa mencapai 1,6 mm, yang memastikan performa deteksi tetap stabil tanpa terpengaruh oleh variasi suhu, kelembapan, atau getaran.
Fitur ini sangat penting untuk aplikasi industri seperti:
Deteksi benda logam kecil pada conveyor
Penempatan presisi tinggi pada lini perakitan
Sistem robotika dengan kebutuhan deteksi yang konsisten
2. Jarak Operasional Terukur (Sn) dan Jarak Switching Nyata (Sr) Mencapai 2 mm
Rated Operating Distance (Sn) memperlihatkan jarak nominal 2 mm, yang merupakan jarak optimal tempat sensor ini dirancang untuk bekerja. Di sisi lain, Real Switching Distance (Sr) yang juga bernilai 2 mm membuktikan presisi tinggi sensor ini karena keselarasan antara nilai teoritis dan aktualnya.
Jarak deteksi yang konsisten ini sangat penting untuk menghindari kesalahan dalam proses otomatis, seperti:
Salah hitung jumlah benda pada lini produksi
Aktivasi atau non-aktivasi sistem penggerak secara prematur
Keterlambatan dalam sistem penyortiran otomatis
3. Akurasi Pengulangan Tinggi: Maksimum 5% dari Sr
Akurasi pengulangan (repeat accuracy) menggambarkan seberapa stabil sensor memberikan sinyal switching pada posisi yang sama berulang kali. Dengan tingkat deviasi maksimum hanya 5% dari Sr, sensor ini menawarkan konsistensi yang sangat tinggi dalam pengoperasian berulang.
Keunggulan ini menjadikannya pilihan ideal untuk sistem otomatisasi yang membutuhkan siklus deteksi berulang dalam waktu cepat dan akurat.
4. Histeresis Maksimum 15% dari Sr untuk Stabilitas Sinyal
Histeresis adalah jarak antara titik saat sensor menyala dan saat mati kembali. Nilai maksimum histeresis sebesar 15% dari Sr membantu menghindari fluktuasi sinyal pada posisi batas, khususnya ketika benda bergerak maju mundur atau terjadi getaran ringan.
5. Toleransi Switching ±10%: Ketepatan dalam Variasi Produksi
Sensor ini memiliki toleransi switching sebesar ±10%, yang berarti industri masih dapat menerima variasi dalam jarak switching dalam batas tersebut. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menerapkan sensor dalam berbagai skenario tanpa perlu menyesuaikan konfigurasi sistem secara besar-besaran.
Sensor tetap bekerja optimal meskipun terjadi sedikit variasi posisi benda atau perubahan kondisi pemasangan.
6. Stabilitas Suhu: Drift Maksimal 10% dari Sr
Salah satu tantangan dalam lingkungan industri adalah fluktuasi suhu yang bisa memengaruhi performa sensor. Kompensasi suhu yang sangat baik pada sensor ini menghasilkan nilai temperature drift maksimum yang terbukti hanya 10% dari Sr. Artinya, meskipun suhu berubah-ubah, sensor tetap memberikan output deteksi yang stabil dan akurat.
Type Inductive Sensor Balluff Selain BES00FC yang Kami Jual:
- BES0068
- BES00M5
- BES00HF
- BES030E
- BES0217
- BES0226
- BES0180
- BES01W2
- BES05KT
- BES049Y
- BES02H6
- BES05N8
- BES05N9
- BES05N7
- BES05KT
- BES021H
- BES048Y
Jika type yang Anda butuhkan tidak ada di atas, silahkan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.
Inductive Sensor Balluff BES00FC (BES M08EE-PSC20B-S04G-003)
Inductive Sensor Balluff BES00FC Datasheet: Inductive Sensor Balluff BES00FC pdf
baca juga: Jual Sensor BES005P Inductive Proximity Balluff
Pemesanan
Jangan lewatkan kesempatan untuk memperoleh penawaran harga paling menguntungkan untuk Sensor Induktif Balluff BES00FC (BES M08EE-PSC20B-S04G-003) dengan menghubungi segera tim marketing kami. Temukan pula rangkaian lengkap sensor industri Balluff lainnya di portofolio kami, meliputi sensor fotolistrik, kapasitif, magnetik, dan aliran, yang semuanya kami dukung dengan layanan pelanggan yang istimewa. Untuk menggali lebih dalam spesifikasi produk dan mengetahui promosi terbaru, hubungi tim marketing kami atau kunjungi situs web perusahaan kami sekarang!


Jual Inductive Sensor Balluff BES00FC Indonesia