Jual Inductive Sensor IFM IM5117 Indonesia
PT Rizki Arika Teknik adalah distributor resmi IFM di Indonesia yang menyediakan rangkaian produk baru dan orisinal dengan jaminan garansi. Kami menyediakan penawaran harga yang bersaing dan ramah di kantong. Tak hanya “Inductive Sensor IM5117 IFM”, kami juga menyuplai beragam tipe dan seri produk IFM lainnya yang siap mendukung berbagai kebutuhan industri Anda secara menyeluruh.
Inductive Sensor IFM IM5117 (IMC3040-BPKG/US-100-DPS)
Dalam era industri yang mengutamakan otomatisasi dan efisiensi, penggunaan sensor induktif IFM IM5117 menjadi semakin penting. Sensor ini hadir dengan desain persegi panjang dan fitur output PNP yang andal untuk menunjang berbagai kebutuhan aplikasi industri. Artikel ini akan membahas secara menyeluruh mengenai karakteristik, keunggulan, serta penerapan dari sensor IFM IM5117 untuk membantu Anda memilih perangkat deteksi terbaik bagi sistem otomatisasi Anda.
Spesifikasi Karakteristik Sensor IFM IM5117
1. Desain Kelistrikan PNP: Kompatibel dengan Sistem Digital Industri
Sensor IFM IM5117 menggunakan konfigurasi kelistrikan PNP (Positive-Negative-Positive) yang berarti arus positif akan diberikan ke beban saat sensor aktif mendeteksi objek. Konfigurasi ini sangat populer karena:
Mendukung sistem kontrol berbasis PLC
Aman dan mudah diintegrasikan dengan input digital
Cocok digunakan di berbagai lingkungan industri modern
Penggunaan arsitektur PNP memastikan bahwa sinyal dikirim dengan cepat dan akurat, tanpa hambatan dalam sistem logika positif.
2. Fungsi Output Normally Open: Deteksi Andal dan Efisiensi Energi
Sensor ini menggunakan fungsi output normally open (biasanya terbuka), yang berarti sirkuit tetap terbuka hingga sensor mendeteksi objek. Begitu objek terdeteksi, output akan aktif secara otomatis. Keuntungan fungsi ini adalah:
Penghematan energi karena hanya aktif saat diperlukan
Peningkatan keamanan operasional, terutama dalam sistem interlock
Deteksi presisi tinggi untuk menghindari kesalahan sinyal palsu
Kombinasi fungsi NO dan desain PNP memberikan performa maksimal pada lingkungan yang memerlukan kecepatan dan ketepatan dalam mendeteksi benda.
3. Jangkauan Deteksi 40 mm: Akurasi Optimal di Lingkungan Industri
Salah satu kelebihan utama dari IFM IM5117 terletak pada kemampuannya mendeteksi objek dengan jarak hingga 40 mm, menjadikannya pilihan andal untuk aplikasi industri yang membutuhkan presisi tinggi. Ini menjadikan sensor sangat cocok untuk:
Deteksi logam di jalur produksi
Pemantauan posisi objek dalam perakitan
Sistem otomasi dan conveyor industri
Dengan jarak deteksi yang cukup panjang, sensor ini bisa digunakan dalam sistem yang memerlukan ruang kerja yang lebih leluasa namun tetap membutuhkan presisi tinggi.
4. Desain Fisik Persegi Panjang: Pemasangan Mudah dan Stabil
Sensor ini dibungkus dalam casing berbentuk persegi panjang, memberikan fleksibilitas dalam pemasangan di berbagai permukaan. Bentuk ini memudahkan:
Pemasangan dengan bracket standar industri
Penempatan di ruang terbatas atau sudut-sudut mesin
Penyesuaian dengan sistem robotik dan alat otomatisasi lainnya
Desain ini tidak hanya mendukung estetika tata letak panel, tetapi juga meningkatkan daya tahan sensor terhadap getaran atau guncangan ringan.
5. Dimensi Kompak 40 x 40 x 54 mm: Efisien dan Fleksibel
Dengan ukuran 40 x 40 x 54 mm, sensor ini tergolong kompak dan sangat efisien untuk sistem dengan ruang terbatas. Ukurannya mendukung:
Integrasi langsung ke dalam panel atau mesin
Pemasangan vertikal atau horizontal sesuai kebutuhan
Reduksi risiko kerusakan karena bentuk yang ergonomis
Desain kompak ini sangat dicari dalam dunia manufaktur yang menuntut efisiensi ruang dan waktu pemasangan.
Spesifikasi Kelistrikan Sensor IFM IM5117
1. Tegangan Pengoperasian Luas: 10 hingga 36 Volt DC
Salah satu keunggulan utama dari sensor ini adalah rentang tegangan pengoperasian yang luas, yaitu mulai dari 10 hingga 36 VDC. Rentang ini memberikan fleksibilitas maksimal saat digunakan di berbagai sistem kelistrikan industri, karena mampu:
Bekerja dengan baik pada sistem 12V, 24V, maupun hingga 36V DC
Mengatasi fluktuasi tegangan yang biasa terjadi di lapangan
Mendukung instalasi pada berbagai perangkat kontrol seperti PLC, HMI, dan sistem relay
Dengan tegangan fleksibel ini, sensor tetap dapat memberikan kinerja optimal tanpa gangguan meskipun terjadi variasi tegangan yang tidak stabil.
2. Konsumsi Arus Rendah: Di Bawah 20 mA
Sensor ini dirancang dengan konsumsi arus kurang dari 20 mA, menjadikannya sangat hemat energi dan ideal untuk digunakan dalam sistem yang membutuhkan banyak sensor secara bersamaan.
Beberapa manfaat dari konsumsi arus rendah antara lain:
Mengurangi beban daya keseluruhan dari sistem kontrol
Meminimalkan panas berlebih pada perangkat elektronik terkait
Meningkatkan efisiensi energi, terutama dalam sistem bertenaga baterai atau solar panel
Efisiensi konsumsi arus menjadikan sensor ini cocok untuk sistem berkelanjutan yang menuntut stabilitas dalam waktu panjang tanpa perawatan intensif.
3. Kelas Perlindungan II: Standar Keamanan Tertinggi
Sensor ini termasuk dalam Kelas Perlindungan II, yang berarti telah dilengkapi dengan isolasi ganda untuk mencegah kontak langsung antara bagian aktif dan pengguna. Fitur ini sangat penting dalam industri yang mengutamakan keselamatan kerja.
Manfaat dari perlindungan kelas II:
Menghilangkan risiko kejutan listrik saat instalasi atau perawatan
Memenuhi standar internasional untuk keamanan kelistrikan
Cocok untuk lingkungan dengan risiko tinggi, seperti area lembap atau area produksi dengan alat berat
Sensor dengan proteksi ini sangat direkomendasikan untuk aplikasi pada sistem yang dioperasikan terus-menerus atau dalam lingkungan dengan kondisi ekstrem.
4. Pelindung Polaritas Terbalik: Perlindungan Maksimal dari Kesalahan Pemasangan
Sensor ini memiliki fitur pelindung polaritas terbalik yang secara aktif melindungi perangkat dari kerusakan akibat kesalahan sambungan polaritas. Fitur ini bekerja dengan cara mencegah arus mengalir jika kabel daya terpasang secara terbalik.
Keunggulan fitur ini:
Mencegah kerusakan permanen pada sensor dan sistem kontrol
Memudahkan instalasi cepat tanpa risiko kesalahan fatal
Mengurangi waktu henti operasional akibat gangguan kelistrikan
Dengan adanya pelindung polaritas ini, teknisi tidak perlu khawatir saat melakukan pemasangan cepat di lapangan, bahkan tanpa bantuan alat ukur tambahan.
Spesifikasi Teknis Sensor
1. Dimensi Ringkas dengan Desain Casing Persegi Panjang
Sensor ini hadir dengan desain casing persegi panjang berukuran 40 x 40 x 54 mm, membuatnya ideal untuk pemasangan di ruang terbatas. Bentuknya yang kompak memberikan kemudahan integrasi ke dalam berbagai sistem mesin tanpa perlu modifikasi besar.
Keunggulan desain persegi panjang:
Stabil dalam pemasangan karena permukaan datar
Mudah disejajarkan dengan objek target atau struktur lain
Cocok untuk digunakan dalam jalur produksi padat
Desain ini sangat populer di kalangan teknisi karena memberikan tampilan modular dan profesional, sekaligus mengurangi risiko salah posisi saat instalasi.
2. Material Tahan Lama: Polyamide (PA)
Proses pembuatan sensor ini menggunakan material Polyamide (PA)—sebuah bahan termoplastik berkualitas tinggi yang terkenal akan ketahanannya terhadap suhu tinggi, kelembapan, dan bahan kimia.
Manfaat penggunaan PA pada sensor industri:
Tahan benturan dan tidak mudah retak meski digunakan di lingkungan berat
Resisten terhadap korosi, sangat cocok untuk pabrik dengan kelembapan tinggi
Ringan namun kokoh, menjaga kestabilan sensor saat dipasang di sistem bergerak
Material PA juga memungkinkan proses manufaktur yang presisi, menjaga kualitas dimensi sensor tetap konsisten dari satu produk ke produk lainnya.
3. Berat Optimal: 151,5 Gram
Sensor ini memiliki berat 151,5 gram, cukup ringan untuk mendukung pemasangan pada lengan robotik atau panel vertikal, namun cukup kokoh untuk menahan getaran dari peralatan industri berat.
Dengan berat seperti ini, sensor mampu:
Mengurangi beban total pada sistem otomasi
Meningkatkan fleksibilitas posisi pemasangan
Mencegah keausan akibat getaran berlebih
Dalam sistem kontrol yang membutuhkan banyak sensor, berat yang optimal seperti ini sangat penting untuk menjaga stabilitas keseluruhan sistem.
4. Permukaan Pendeteksian Fleksibel: 5 Posisi yang Dapat Dipilih
Salah satu fitur unggulan sensor ini adalah permukaan pendeteksian dengan lima posisi yang dapat disesuaikan.
Keunggulan 5 posisi deteksi:
Meningkatkan fleksibilitas pemasangan
Memungkinkan deteksi dari berbagai arah tanpa perlu reposisi perangkat
Cocok untuk sistem multi-objek atau target bergerak
Fitur ini sangat bermanfaat dalam aplikasi seperti konveyor, perakitan otomatis, dan sistem pengepakan, di mana ruang gerak sangat terbatas namun presisi deteksi tetap menjadi prioritas.
5. Pemasangan Non-Flush: Deteksi Optimal dalam Jarak Aman
Sensor ini memiliki desain pemasangan non-flush mountable. Karakteristik ini berarti pengguna harus memasang sensor sedikit menonjol dari permukaan untuk mencegah gangguan pada medan deteksi.
Manfaat pemasangan non-flush:
Jarak deteksi lebih panjang dan akurat
Mengurangi efek gangguan dari logam di sekitar sensor
Ideal untuk aplikasi yang membutuhkan deteksi objek berukuran kecil atau cepat bergerak
Meskipun memerlukan ruang pemasangan yang lebih besar, desain non-flush ini menghasilkan deteksi yang lebih stabil dan andal.
Spesifikasi Output Sensor
1. Desain Output PNP: Pilihan Ideal untuk Sistem Kontrol Modern
Sensor ini menggunakan desain kelistrikan PNP, artinya output akan memberikan tegangan positif (+VDC) saat sensor aktif. Sistem ini sangat cocok untuk aplikasi di mana beban dikendalikan melalui koneksi ke ground (negatif), yang merupakan standar umum dalam banyak sistem otomasi industri.
Keunggulan output PNP:
Kompatibel dengan mayoritas PLC dan kontroler digital
Mudah dalam proses instalasi dan troubleshooting
Lebih aman karena memberikan sinyal positif, mengurangi risiko arus balik
Dengan konfigurasi “normally open” (biasanya terbuka), sensor akan mengaktifkan output hanya saat mendeteksi objek, membuatnya efisien dalam penggunaan energi dan aman dalam kondisi idle.
2. Penurunan Tegangan Output Maksimal 2,5 VDC
Salah satu parameter penting dalam output sensor adalah penurunan tegangan (voltage drop) pada saat arus mengalir melalui output switching. Sensor ini memiliki penurunan tegangan maksimal sebesar 2,5 volt, yang menunjukkan efisiensi tinggi dalam konduksi sinyal tanpa kehilangan daya signifikan.
Manfaat voltage drop rendah:
Memastikan integritas sinyal tetap tinggi
Mengurangi pemanasan pada jalur output
Menjaga daya tahan sensor dalam jangka panjang
Nilai ini tergolong aman dan ideal, bahkan untuk sistem dengan sensitivitas sinyal tinggi.
3. Kemampuan Arus Permanen: Hingga 200 mA
Sensor ini mampu menangani arus permanen hingga 200 mA pada output switching-nya. Kapasitas ini memungkinkan sensor untuk mengendalikan beban seperti:
Relay kecil
Lampu indikator
Modul input PLC
Solenoid miniatur
Dengan kapasitas arus sebesar ini, sensor dapat berfungsi secara stabil tanpa memerlukan relay tambahan dalam banyak aplikasi industri ringan hingga menengah.
4. Frekuensi Peralihan Tinggi: 60 Hz
Frekuensi switching sensor ini mencapai 60 Hz, yang berarti dapat mendeteksi dan memberikan sinyal sebanyak 60 kali per detik. Fitur ini sangat penting untuk:
Aplikasi deteksi objek cepat, seperti di jalur konveyor
Sistem penghitungan produk
Sensorasi otomatis yang memerlukan respon instan
Kemampuan ini mendukung performa sistem secara keseluruhan, terutama dalam produksi massal berkecepatan tinggi.
Inductive Sensor IFM IM5117 (IMC3040-BPKG/US-100-DPS)
Inductive Sensor IFM IM5117 Datasheet: Inductive Sensor IFM IM5117 Download
baca juga: Jual Sensor IFM PN2599 | PN-1-1BREG14-MFRKG/US/ /V
Pemesanan
PT Rizki Arika Teknik adalah solusi lengkap Anda untuk produk IFM di Indonesia. Dapatkan Sensor IFM IM5117 berkualitas tinggi dan layanan terbaik dari kami. Hubungi tim marketing kami sekarang atau kunjungi situs web resmi kami untuk informasi lebih lanjut dan penawaran harga eksklusif








Jual Inductive Sensor IFM IM5117 Indonesia