Jual Photoelectric Sensor Balluff BOS02A1 Indonesia
Rizki Arika Teknik merupakan penyedia terpercaya untuk Sensor Fotoelektrik Balluff BOS02A1 (BOS R090K-NU-ID10-02) bagi industri di Indonesia. Kami menawarkan produk baru dengan jaminan kualitas dan harga yang kompetitif. Selain itu, kami menyediakan portofolio lengkap tipe dan seri produk Balluff lainnya, disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik operasional industri Anda.
Photoelectric Sensor Balluff BOS02A1 (BOS R090K-NU-ID10-02)
Dalam dunia industri yang semakin mengandalkan otomatisasi, sensor fotolistrik telah menjadi komponen penting untuk meningkatkan efisiensi produksi dan mengoptimalkan proses kerja. Salah satu produk unggulan yang banyak digunakan adalah Sensor fotolistrik BOS02A1 , yang dirancang dengan fitur-fitur dasar terbaik untuk memenuhi kebutuhan deteksi yang akurat dan stabil. Artikel ini akan mengulas secara lengkap spesifikasi fitur dasar sensor fotolistrik, hingga kemudahan pengoperasian yang menjadikannya solusi tepat untuk berbagai aplikasi industri.
Desain Ergonomis dan Fleksibel
Desain fisik sensor juga menjadi pertimbangan utama dalam implementasinya. Seri R090K menghadirkan bentuk dan konfigurasi yang sangat fleksibel untuk berbagai kebutuhan industri.
1. Gaya Bentuk Persegi (Square)
Sensor ini hadir dalam bentuk persegi (square) yang memudahkan proses pemasangan di berbagai jenis mesin atau jalur produksi. Desain yang kompak dan kokoh memudahkan integrasi sensor ini, bahkan pada ruang yang sempit sekalipun.
2. Koneksi dengan Sudut 45°
Sensor R090K dilengkapi dengan koneksi sudut 45°, memberikan fleksibilitas lebih dalam pemasangan kabel. Hal ini memungkinkan perakitan lebih rapi dan mengurangi risiko kerusakan kabel akibat tarikan atau bengkokan yang tidak perlu.
Kemudahan Operasi dengan Tampilan dan Pengaturan yang Intuitif
Sistem tampilan dan operasi sensor fotolistrik R090K yang mudah digunakan merupakan salah satu keunggulannya. Pengguna dapat dengan cepat memahami status sensor hanya dengan melihat indikator visualnya.
1. Pengatur Potensiometer 270°
Sensor ini dilengkapi dengan potensiometer yang dapat diputar hingga 270°, memungkinkan pengguna menyesuaikan sensitivitas sensor secara presisi sesuai dengan kebutuhan aplikasi di lapangan. Rentang pengaturan yang luas memberikan fleksibilitas optimal dalam mengatur jarak deteksi.
2. Sakelar Putar dengan Dua Posisi
Untuk kemudahan pengaturan mode kerja, sensor ini juga dilengkapi dengan sakelar putar dua posisi. Pengguna dapat dengan mudah memilih antara mode light-on atau dark-on, tergantung pada kebutuhan deteksi di sistem mereka.
Indikator LED: Informasi Visual yang Jelas dan Akurat
Sensor fotolistrik R090K menghadirkan indikator LED yang jelas untuk memantau status operasional secara real-time.
1. Indikator Output Fungsi – LED Kuning
LED kuning menyala sebagai tanda bahwa sensor telah mendeteksi keberadaan objek. Ini memberikan umpan balik langsung kepada operator mengenai status output sensor.
2. Indikator Stabilitas – LED Hijau
LED hijau menunjukkan stabilitas sistem deteksi sensor. Ketika lampu ini aktif, berarti sensor bekerja dalam kondisi optimal, tanpa gangguan eksternal yang dapat mempengaruhi akurasi deteksi.
Fungsi Light-on/Dark-on: Fleksibilitas untuk Berbagai Aplikasi
1. Mode Light-on
Pada mode light-on, sensor akan aktif saat sensor penerima menerima kembali sinar cahaya yang dipancarkan. Mode ini cocok untuk mendeteksi keberadaan objek reflektif atau transparan.
2. Mode Dark-on
Sebaliknya, pada mode dark-on, sensor akan aktif ketika tidak ada cahaya yang diterima oleh sensor penerima, seperti saat objek tidak memantulkan sinar kembali. Mode ini umumnya digunakan untuk mendeteksi keberadaan benda buram.
Spesifikasi Koneksi Listrik Sensor Balluff BOS02A1
1. Dimensi Kabel yang Presisi untuk Stabilitas Maksimal
Diameter Kabel 3,50 mm
Kabel ini memiliki diameter luar sebesar 3,50 mm, yang dirancang secara presisi untuk memastikan kestabilan pengaliran arus listrik. Dimensi ini memungkinkan kabel bekerja optimal dalam berbagai aplikasi, mulai dari sistem kontrol otomatis hingga instalasi sensor di lini produksi.
Panjang Kabel 2 Meter
Dengan panjang kabel mencapai 2 meter, koneksi ini memberikan fleksibilitas lebih dalam pemasangan. Jarak antar perangkat yang cukup jauh tetap dapat dijangkau tanpa mengorbankan kualitas sinyal maupun kestabilan tegangan.
Penampang Konduktor 0,20 mm²
Kabel ini memiliki luas penampang konduktor sebesar 0,20 mm², yang ideal untuk transmisi arus listrik berdaya rendah dengan efisiensi tinggi. Ukuran ini memastikan hambatan minimal, menjaga kestabilan arus sekaligus mengoptimalkan konsumsi energi.
2. Konstruksi Koneksi Kabel dengan Material Berkualitas
Material Kabel PVC yang Tahan Lama
elubung luar berbahan PVC (Polyvinyl Chloride) melengkapi kabel, yang terkenal akan ketahanannya terhadap abrasi, kelembapan, dan suhu ekstrem. Material ini menjadikan kabel ideal untuk penggunaan di lingkungan industri berat yang membutuhkan perlindungan ekstra dari gangguan eksternal.
Jumlah Konduktor: 3 Inti
Perancang kabel ini melengkapi kabel ini dengan tiga inti konduktor, yang memungkinkan pengaliran daya dan sinyal secara bersamaan. Sistem sensor, aktuator, atau perangkat otomasi lainnya yang memerlukan jalur transmisi data dan daya terpisah sering menggunakan konfigurasi tiga inti.
Spesifikasi Data Listrik Sensor Balluff BOS02A1
1. Arus Tanpa Beban Maksimum: Efisiensi Energi Optimal
No-load Current Io Maksimum di Ue 20 mA
Sensor ini memiliki konsumsi arus tanpa beban yang sangat rendah, yaitu maksimal 20 mA pada tegangan Ue. Ini berarti, meskipun sensor dalam kondisi siaga atau tidak aktif, ia tetap efisien dalam penggunaan energi. Integrasi fitur ini ke dalam sistem otomasi berskala besar mendukung penghematan daya yang signifikan.
2. Rentang Tegangan Operasi yang Fleksibel
Tegangan Operasi Ub: 10…30 VDC
Perancang merancang sensor ini untuk beroperasi dengan tegangan 10 hingga 30 VDC, memberikan fleksibilitas tinggi dalam pemasangan di berbagai jenis sistem kelistrikan industri. Rentang tegangan yang luas memungkinkan integrasi yang mudah dengan berbagai kontroler dan perangkat otomasi tanpa memerlukan penyesuaian yang rumit.
3. Arus Operasi Terukur untuk Performa Maksimal
Rated Operating Current Ie: 100 mA
Sensor ini mampu beroperasi dengan arus nominal sebesar 100 mA, cukup untuk menjalankan fungsi-fungsi utama tanpa membebani sistem kelistrikan secara keseluruhan. Dengan spesifikasi ini, sensor memastikan transmisi sinyal yang stabil dan cepat dalam berbagai kondisi kerja.
4. Tegangan Operasi Nominal yang Konsisten
Rated Operating Voltage Ue: DC 24 V
Tegangan operasi yang direkomendasikan untuk sensor ini adalah 24 VDC, standar umum dalam aplikasi industri modern. Tegangan ini tidak hanya menjamin kestabilan sistem, tetapi juga memastikan kompatibilitas dengan berbagai peralatan industri lainnya.
5. Waktu Siap Operasi Cepat untuk Efisiensi Proses Produksi
Ready Delay tv Maksimum: 300 ms
Setelah diaktifkan, sensor ini hanya memerlukan waktu 300 milidetik untuk siap digunakan. Hal ini sangat penting dalam aplikasi industri yang menuntut kecepatan respon tinggi, sehingga proses produksi tetap berjalan tanpa hambatan.
6. Kestabilan Tegangan dengan Ripple Maksimum yang Terjaga
Ripple Maksimum (% dari Ue): 10%
Sensor ini dapat bekerja optimal meskipun terdapat ripple atau fluktuasi tegangan hingga 10% dari Ue. Spesifikasi ini menunjukkan ketahanan sensor terhadap variasi tegangan, menjaga akurasi deteksi, dan mencegah gangguan operasional yang disebabkan oleh ketidakstabilan daya.
7. Frekuensi Pengalihan Tinggi untuk Aplikasi Presisi
Switching Frequency: 1000 Hz
Dengan frekuensi pengalihan mencapai 1000 Hz, sensor ini sangat ideal untuk aplikasi yang memerlukan deteksi cepat dan presisi tinggi. Sensor ini memungkinkan frekuensi untuk mendeteksi perubahan kondisi dengan sangat cepat, sehingga cocok digunakan dalam sistem pemrosesan data waktu nyata maupun aplikasi lini produksi berkecepatan tinggi.
8. Waktu Tunda Nyala dan Padam yang Minimal
Turn-off Delay toff Maksimum: 0,5 ms
Sensor ini memiliki waktu tunda mati (turn-off delay) yang sangat singkat, maksimal hanya 0,5 milidetik. Dengan waktu padam yang cepat, sistem dapat merespons perubahan status secara instan tanpa keterlambatan.
9. Penurunan Tegangan Maksimal pada Beban
Voltage Drop Ud Maksimum pada Ie: 2 V
Sensor ini menunjukkan penurunan tegangan (voltage drop) yang sangat kecil, hanya maksimal 2 V pada arus nominal (Ie). Hal ini menjamin efisiensi pengaliran arus listrik tanpa kehilangan tegangan yang signifikan, menjaga performa sistem tetap optimal.
Spesifikasi Mekanis dan Fitur Optik Sensor Balluff BOS02A1
1. Dimensi Sensor yang Kompak untuk Instalasi Fleksibel
Ukuran Dimensi 10.7 x 32.7 x 19.5 mm
Sensor ini hadir dengan desain dimensi kompak, hanya 10.7 x 32.7 x 19.5 mm, memungkinkan integrasi yang mudah pada berbagai sistem industri. Ukurannya yang kecil sangat ideal untuk pemasangan di ruang sempit, tanpa mengorbankan kinerja deteksi.
Sistem Pemasangan Andal dengan Baut M3
Sensor ini memiliki sistem pemasangan yang stabil menggunakan baut M3, sehingga memudahkan proses instalasi. Pemasangan yang kokoh memastikan sensor tetap berada pada posisinya, bahkan dalam lingkungan kerja dengan getaran tinggi.
Torsi Pengencangan Maksimal: 0.5 Nm
Untuk pemasangan sensor dengan kuat dan aman, disarankan nilai torsi pengencangan maksimum adalah 0.5 Nm. Nilai ini memastikan sensor tidak mengalami pergeseran atau kelonggaran seiring waktu, menjaga performa tetap optimal sepanjang masa penggunaan.
2.Fitur Optik Canggih untuk Deteksi yang Akurat
Kemampuan Menghadapi Cahaya Sekitar hingga 10.000 Lux
Perancang sensor ini merancang sensor ini agar mampu beroperasi secara stabil meskipun terpapar cahaya sekitar hingga 10.000 Lux. Sensor ini ideal untuk digunakan di lingkungan terang, seperti ruang produksi dengan pencahayaan intens atau area luar ruangan yang terkena sinar matahari langsung
Jenis Cahaya: LED Inframerah
Menggunakan LED inframerah, sensor ini mampu bekerja dengan tingkat efisiensi energi tinggi dan masa pakai yang panjang. Deteksi LED inframerah tidak dapat dilihat oleh mata manusia, sehingga aman digunakan di berbagai aplikasi, termasuk industri yang membutuhkan sensor tak terlihat.
Fungsi Pengalihan: Light-on / Dark-on
Sensor ini mendukung fungsi switching optik light-on dan dark-on, memungkinkan pengguna menyesuaikan konfigurasi deteksi berdasarkan kebutuhan aplikasi. Fleksibilitas ini memberikan kontrol penuh dalam proses deteksi otomatis, baik untuk objek transparan maupun buram.
Panjang Gelombang: 880 nm
Cahaya inframerah dengan panjang gelombang 880 nm memungkinkan sensor ini mendeteksi pantulan cahaya dari berbagai jenis permukaan secara optimal. Panjang gelombang ini juga mengurangi risiko interferensi dari sumber cahaya lain di lingkungan kerja.
Type Photoelectric Sensor Balluff Selain BOS02A1 yang Kami Jual:
- BOS01Z8
- BOS01FL
- BOS0089
- BOS018P
- BOS01JK
- BOS01K2
- BOS02CP
- BOS01RZ
- BOS021J
- BOS0234
- BOS0285
- BOS0298
- BOS02H7
- BOS0134
- BOS01Y2
- BOS01CF
- BOS01NN
Jika type yang Anda butuhkan tidak ada di atas, silahkan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.
Photoelectric Sensor Balluff BOS02A1 (BOS R090K-NU-ID10-02)
Photoelectric Sensor Balluff BOS02A1 Datasheet: Photoelectric Sensor Balluff BOS02A1 pdf
baca juga: Jual Photoelectric Sensor Balluff BOS02A0 Indonesia
Pemesanan
Untuk mendapatkan penawaran harga terbaik Sensor Fotoelektrik Balluff BOS02A1 (BOS R090K-NU-ID10-02), jangan ragu untuk menghubungi tim kami. Kami siap memberikan layanan terbaik dan solusi lengkap untuk kebutuhan sensor industri Anda, termasuk berbagai jenis sensor Balluff seperti induktif, kapasitif, medan magnet, dan aliran. Informasi lebih lanjut dan penawaran menarik dapat diakses dengan mudah melalui perwakilan penjualan kami atau situs web.


Jual Photoelectric Sensor Balluff BOS02A1 Indonesia