Jual Inductive Sensor Turck BI5-M18-AN6X Indonesia
PT Rizki Arika Teknik menjual Inductive Sensor Turck BI5-M18-AN6X. Kami menjamin keaslian, kebaruan, dan garansi produk kami untuk memastikan kinerja optimal bagi kebutuhan Anda. Dapatkan harga paling kompetitif di Indonesia untuk model populer ini dan varian lainnya. Kami memberikan jaminan layanan pelanggan yang cepat dan pengiriman andal ke seluruh Indonesia.
Inductive Sensor Turck BI5-M18-AN6X
Sensor induktif merupakan komponen penting dalam sistem otomasi industri modern. Salah satu produk yang banyak digunakan karena keandalannya adalah Inductive Sensor Turck BI5-M18-AN6X. Sensor ini dirancang untuk mendeteksi objek logam secara akurat tanpa kontak fisik, sehingga sangat ideal untuk berbagai aplikasi industri seperti mesin produksi, sistem conveyor, hingga robotika.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang spesifikasi sensor Turck BI5-M18-AN6X, data electrical atau spesifikasi kelistrikan serta alasan mengapa sensor yang kami jual ini menjadi pilihan populer dalam dunia otomasi.
Mengenal Inductive Sensor Turck BI5-M18-AN6X
Turck BI5-M18-AN6X merupakan sensor induktif berdiameter ulir M18 yang mendeteksi objek berbahan logam. Sensor ini bekerja menggunakan medan elektromagnetik untuk mengenali keberadaan objek tanpa menyentuhnya secara langsung.
Teknologi ini membuat sensor sangat tahan terhadap keausan mekanis, debu, minyak, dan kondisi lingkungan industri yang keras. Oleh karena itu, banyak perusahaan manufaktur memilih sensor ini untuk menjaga stabilitas sistem produksi mereka.
Beberapa sektor yang sering menggunakan sensor induktif ini antara lain:
Industri otomotif
Pabrik pengolahan logam
Mesin CNC dan mesin produksi otomatis
Sistem pengemasan otomatis
Sistem conveyor dan logistik
Dengan desain yang kokoh dan performa yang stabil, Turck BI5-M18-AN6X mampu memberikan deteksi yang presisi dalam berbagai kondisi kerja.
Spesifikasi Teknis Turck BI5-M18-AN6X
Berikut adalah spesifikasi utama dari Inductive Sensor Turck BI5-M18-AN6X yang perlu diketahui sebelum menggunakannya dalam sistem otomasi.
1. Jarak Switching Nominal (Rated Switching Distance)
Sensor ini memiliki jarak switching nominal sebesar 5 mm. Artinya, sensor mampu mendeteksi objek logam pada jarak maksimal sekitar 5 milimeter dari permukaan sensor.
Jarak ini menjadi standar pengukuran ketika sensor mendeteksi material baja standar seperti St37. Dalam kondisi nyata, jarak deteksi dapat berbeda tergantung jenis logam yang digunakan.
2. Kondisi Pemasangan Flush Mounting
Turck BI5-M18-AN6X dirancang dengan mounting flush, yang berarti sensor dapat dipasang sejajar dengan permukaan logam tanpa mengganggu kinerja deteksi.
Keuntungan pemasangan flush antara lain:
Instalasi lebih rapi dan stabil
Perlindungan lebih baik dari benturan
Menghemat ruang pemasangan pada mesin
Hal ini sangat berguna pada mesin produksi yang memiliki ruang terbatas.
3. Secured Operating Distance
Sensor ini memiliki secured operating distance ≤ (0.81 × Sn). Dengan nilai Sn sebesar 5 mm, maka jarak operasi aman sensor berada di sekitar 4,05 mm.
Jarak operasi aman ini memastikan sensor tetap dapat bekerja dengan stabil meskipun terjadi perubahan kondisi lingkungan seperti suhu atau variasi material.
4. Faktor Koreksi Material
Setiap jenis logam memiliki pengaruh berbeda terhadap kinerja sensor induktif. Oleh karena itu, Turck menyediakan correction factor untuk berbagai jenis material.
Berikut faktor koreksi material pada sensor ini:
St37 (baja) = 1
Aluminium (Al) = 0.3
Stainless steel = 0.7
Kuningan (Ms) = 0.4
Sebagai contoh, jika sensor memiliki jarak deteksi 5 mm pada baja St37, maka pada aluminium jaraknya hanya sekitar 1,5 mm (5 mm × 0.3).
Pemahaman faktor ini sangat penting agar sistem deteksi tetap akurat saat digunakan pada berbagai material logam.
Tegangan Operasi Sensor (Operating Voltage)
Salah satu spesifikasi penting dari sensor ini adalah tegangan operasi (Operating Voltage UB) yang berada pada rentang 10 hingga 30 VDC.
Rentang tegangan ini sangat umum digunakan dalam sistem otomasi industri, karena sebagian besar perangkat kontrol seperti PLC dan modul input digital bekerja pada tegangan 24V DC.
Keuntungan dari rentang tegangan ini antara lain:
Kompatibel dengan berbagai sistem kontrol industri
Memiliki fleksibilitas instalasi
Memungkinkan sensor bekerja stabil meskipun terjadi variasi tegangan
Berkat tegangan kerja tersebut, Turck BI5-M18-AN6X dapat bekerja pada berbagai jenis mesin tanpa memerlukan konverter tegangan tambahan.
Ripple Tegangan (Ripple Uss)
Ripple tegangan merupakan fluktuasi kecil pada sumber tegangan DC yang dapat mempengaruhi kinerja sensor.
Sensor ini memiliki nilai ripple maksimum ≤ 10% dari UBmax. Artinya, jika sensor bekerja pada tegangan maksimum 30V, maka sensor tersebut masih dapat menoleransi fluktuasi tegangan sekitar 3V.
Kemampuan toleransi ripple ini memberikan beberapa keuntungan penting:
Sensor tetap bekerja stabil meskipun sumber tegangan tidak sepenuhnya sempurna
Mengurangi risiko kesalahan deteksi
Meningkatkan keandalan sistem otomasi
Dalam lingkungan industri, ripple sering terjadi karena switching power supply atau beban mesin yang berubah-ubah.
Arus Operasi Sensor (Rated Operating Current)
Parameter berikutnya adalah DC Rated Operating Current (Ie) yang memiliki nilai maksimal ≤ 200 mA.
Arus ini menentukan batas maksimal arus yang keluar dari output sensor saat mengaktifkan perangkat lain seperti:
Relay
Input PLC
Modul kontrol
Lampu indikator
Nilai arus 200 mA sudah cukup untuk sebagian besar aplikasi otomasi industri. Hal ini memungkinkan sensor mengendalikan berbagai perangkat tanpa memerlukan driver tambahan.
Tegangan Operasi Sensor (Operating Voltage)
Salah satu spesifikasi penting dari sensor ini adalah tegangan operasi (Operating Voltage UB) yang berada pada rentang 10 hingga 30 VDC.
Sistem otomasi industri sangat umum menggunakan rentang tegangan ini, karena sebagian besar perangkat kontrol seperti PLC dan modul input digital bekerja pada tegangan 24V DC.
Keuntungan dari rentang tegangan ini antara lain:
Kompatibel dengan berbagai sistem kontrol industri
Memiliki fleksibilitas instalasi
Memungkinkan sensor bekerja stabil meskipun terjadi variasi tegangan
Dengan tegangan kerja tersebut, Turck BI5-M18-AN6X mendukung penggunaan pada berbagai jenis mesin tanpa memerlukan konverter tegangan tambahan.
Arus Operasi Sensor (Rated Operating Current)
Parameter berikutnya adalah DC Rated Operating Current (Ie) yang memiliki nilai maksimal ≤ 200 mA.
Arus ini menentukan batas maksimal arus yang keluar dari output sensor saat mengaktifkan perangkat lain seperti:
Relay
Input PLC
Modul kontrol
Lampu indikator
Nilai arus 200 mA sudah cukup untuk sebagian besar aplikasi otomasi industri. Hal ini memungkinkan sensor mengendalikan berbagai perangkat tanpa memerlukan driver tambahan.
Inductive Sensor Turck BI5-M18-AN6X
baca juga: Jual Turck BI10-M30-AZ3X/S90 Inductive Sensor
datasheet: https://www.turck.us/datasheet/_us/edb_46111_eng_us.pdf
Pemesanan
Untuk informasi lengkap tentang harga dan ketersediaan Turck BI5-M18-AN6X, silakan hubungi kami via telepon, email, atau WhatsApp. Sebagai distributor Turck di Indonesia, kami juga menyediakan berbagai seri dan tipe, termasuk pilihan yang mungkin tidak tercantum di situs, dan tim marketing kami selalu siap melayani kebutuhan Anda.

Jual Inductive Sensor Turck BI5-M18-AN6X Indonesia