Jual Magnetostrictive Sensor BTL1J9J Balluff Indonesia
Percayakan kebutuhan suku cadang Balluff Anda kepada PT Rizki Arika Teknik, distributor resmi di Indonesia. Kami menyediakan beragam produk, termasuk Sensor Magnetostriktif BTL1J9J Balluff, dengan jaminan keaslian, kualitas unggul, dan garansi resmi. Sebagai ahli dalam solusi automasi, sensor merupakan salah satu produk andalan kami. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tim kami untuk menemukan solusi terbaik bagi kebutuhan industri Anda.
Magnetostrictive Sensor BTL1J9J Balluff (BTL7-E501-M0225-P-S32)
Sensor magnetostriktif menjadi tulang punggung dalam berbagai sistem kontrol posisi presisi di industri modern. Salah satu produk unggulan dalam kategori ini adalah Sensor Balluff BTL1J9J, yang dirancang untuk menghadirkan performa tinggi dalam pengukuran linier dan presisi posisi. Artikel ini mengupas tuntas spesifikasi kelistrikan sensor Balluff BTL1J9J dan keunggulannya dalam aplikasi industri otomatisasi.
Konsumsi Arus Efisien: Maksimal 180 mA pada 24 V DC
Sensor Balluff BTL1J9J memiliki efisiensi tinggi dalam hal konsumsi daya. Dengan konsumsi arus maksimal sebesar 180 mA pada tegangan 24 V DC, perangkat ini mampu bekerja secara optimal tanpa membebani sistem kelistrikan utama. Hal ini penting terutama pada sistem industri yang menggunakan banyak perangkat elektronik sekaligus dan membutuhkan efisiensi energi.
Sinyal Kesalahan (Error Signal): Monitoring Cerdas untuk Sistem Anda
Sinyal Error Saat Arus Menurun (Ia Falling): 3,6 mA
Sinyal Error Saat Arus Meningkat (Ia Rising): 3,6 mA
Fitur sinyal kesalahan ini memberikan peringatan instan saat terjadi anomali pada pengukuran atau sistem, menjaga sistem tetap aman dan menghindari kerusakan lebih lanjut. Deteksi error dengan nilai sinyal tetap (3,6 mA) memungkinkan integrasi mudah ke dalam sistem PLC atau SCADA, sehingga engineer dapat melakukan troubleshooting lebih cepat.
Tanpa Isolasi Galvanik: Efisiensi Desain Elektronik
Meskipun sensor ini tidak memiliki isolasi galvanik, hal ini menunjukkan bahwa perangkat dirancang untuk bekerja dalam sistem yang sudah memiliki isolasi internal atau pada kondisi lingkungan yang stabil secara kelistrikan. Penghilangan isolasi galvanik juga dapat mengurangi ukuran fisik dan mempercepat respon sensor.
Arus Inrush Maksimal 500 mA/10 ms: Perlindungan Awal Daya
Dengan arus inrush maksimal sebesar 500 mA dalam durasi 10 milidetik, Sensor ini menggunakan mekanisme pembatas arus awal saat diaktifkan untuk menghindari lonjakan daya yang dapat merusak perangkat elektronik lainnya di jaringan. Ini penting dalam lingkungan industri dengan distribusi daya kompleks.
Rentang Tegangan Operasional Luas: 10–30 VDC
Sensor BTL1J9J beroperasi dalam rentang tegangan antara 10 hingga 30 VDC, memberikan fleksibilitas tinggi untuk integrasi ke berbagai sistem daya. Fleksibilitas ini memungkinkan pemasangan sensor di berbagai lini produksi dan mesin, baik pada skala kecil maupun besar.
Sinyal Keluaran yang Dapat Disesuaikan: Fleksibilitas Melalui Perangkat Lunak
Fitur output signal adjustable with software tool merupakan keunggulan utama sensor ini. Engineer dapat mengatur dan mengkalibrasi sinyal keluaran secara digital sesuai kebutuhan aplikasi. Fitur ini memungkinkan penggunaan yang lebih presisi dan adaptif pada berbagai kondisi industri tanpa perlu mengganti perangkat keras.
Perlindungan Tegangan Lebih hingga 36 V: Keamanan yang Andal
Perlindungan overvoltage (tegangan lebih) hingga 36 V melindungi sensor ini, memberikan lapisan keamanan tambahan terhadap lonjakan tegangan. Fitur ini membantu mencegah kerusakan fatal pada sensor akibat kelebihan tegangan karena sistem industri tidak dapat menghindari gangguan tegangan.
Waktu Tunda Aktivasi Maksimal 600 ms: Siap Pakai dengan Cepat
Dengan switch-on delay maksimal 600 milidetik, sensor BTL1J9J tergolong cepat untuk siap digunakan setelah diberi daya. Ini penting dalam sistem yang membutuhkan kecepatan respon saat startup atau restart otomatis.
Ketahanan Tegangan hingga 500 V AC (GND ke Housing)
Fitur voltage-proof up to 500 V AC antara ground (GND) dan housing menambah ketahanan sensor terhadap interferensi listrik dan lonjakan potensial. Ini membuat sensor lebih tahan terhadap kondisi lingkungan yang keras dan menambah keandalannya dalam jangka panjang.
Spesifikasi Mekanis Sensor BTL1J9J Balluff
Jarak Minimum Antar Magnet: 65 mm
Jarak minimum antara magnet sebesar 65 mm merupakan karakteristik penting dari sensor ini. Nilai ini menentukan seberapa dekat dua titik deteksi dapat dipasang dalam sistem, tanpa mengganggu akurasi pengukuran sensor. Jarak ini ideal untuk sistem yang membutuhkan beberapa titik pembacaan posisi dalam satu jalur, seperti dalam aktuator linier, mesin pengepres, atau peralatan robotik.
Mengapa ini penting?
Menghindari Interferensi Magnetik
Penentuan jarak minimum memastikan bahwa sinyal dari magnet satu tidak mengganggu pembacaan dari magnet lainnya, sehingga meningkatkan akurasi sensor.Mendukung Multi-Position Monitoring
Aplikasi multi-posisi menggunakan sensor ini untuk mendeteksi berbagai posisi dalam satu garis dengan beberapa magnet.
Sistem Pemasangan: Gunakan Mounting Clamps
Sensor ini menggunakan mounting clamps atau penjepit pemasangan untuk proses instalasinya.
Kemudahan Instalasi
Pengguna dapat memasang sensor dengan cepat tanpa perlu modifikasi besar pada struktur mesin.Stabilitas Tinggi
Mounting clamps menjamin posisi sensor tetap stabil meskipun berada dalam kondisi getaran tinggi.Fleksibilitas Penyesuaian Posisi
Desain ini memungkinkan pengguna menyesuaikan posisi saat kalibrasi, sehingga memberikan fleksibilitas lebih dibandingkan metode pemasangan tetap (fixed mounting).
Titik Nol (Null Point): 72,0 mm
Titik nol adalah referensi awal dari sensor untuk mulai membaca posisi. Dengan nilai 72,0 mm, sensor Balluff ini memberikan ruang instalasi yang ideal antara awal sensor dengan area kerja aktifnya. Hal ini bermanfaat dalam beberapa hal:
Kalibrasi yang Lebih Akurat
Penempatan titik nol yang konsisten memudahkan teknisi dalam menyelaraskan sensor dengan sistem kontrol utama.Desain Sistem yang Rapi
Memberikan ruang yang cukup untuk pemasangan magnet tanpa perlu mengorbankan ruang kerja mesin.
Panjang Keseluruhan (Overall Length): 370 mm
Sensor dengan panjang total 370 mm ini mampu melakukan pengukuran posisi linier dalam rentang menengah, sehingga ideal untuk aplikasi terkait. Beberapa keuntungan dari panjang ini antara lain:
Cakupan Area Kerja yang Luas
Cocok untuk aktuator linier, sistem pengangkutan otomatis, atau mesin CNC yang memerlukan pemantauan pergerakan dalam rentang 300–350 mm.Kompabilitas dengan Peralatan Standar Industri
Panjang ini ideal untuk sistem yang sudah menggunakan format standar sensor linier.
Type-Type Balluff yang Kami Sediakan Selain BTL1J9J Balluff
BAE0113 | BNI0040 | BCC06HC | BOS02AP | BES05T8 | BAM014H | BCC0LPU | BCC0AY6 | BCC04JY |
BNI008C | BAE00LC | BES060M | BES060P | BES060U | BES060R | BES060T | BES060N | BCC0C00 | BOS02A3 |
BES02WW | BCS012N | BCM0002 | BOS02AR | BOS029M | BES0068 | BES00FC | BES05ZL | BES006A | BOS018P |
BOS02AU | BOS02AE | BOS02A0 | BOS02A1 | BGL0018 | BAM03FA | BOS02A6 | BAM01JP | BES03HM | BES004T |
BES002P | BES006P | BES0095 | BES0091 | BES00HM | BTL1J3W | BOS0210 | BOS01KL | BIS0108 | BIS00LH |
BES01F3 | BES00A4 | BES005P | BES0059 | BES004P | BES0024 | BCC0C02 | BCC0368 | BCC0367 | BCC02PM |
BCC02PL
jika type yang Anda cari tidak tertera diatas, bisa hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.
Magnetostrictive Sensor BTL1J9J Balluff (BTL7-E501-M0225-P-S32)
baca juga: Jual Sensor Magnetostrictive BTL3L68 Balluff
datasheet: Magnetostrictive Sensor BTL1J9J Balluff pdf
Pemesanan
Cari tahu lebih lanjut mengenai Sensor Magnetostriktif Balluff BTL1J9J (BTL7-E501-M0225-P-S32) – hubungi segera tim Sales Marketing kami untuk informasi ketersediaan dan penawaran harga terbaik! Kami juga merupakan penyedia berbagai sensor original Balluff lainnya, mulai dari induktif hingga fotolistrik, siap mendukung kelancaran dan keandalan sistem otomasi industri Anda.


Jual Magnetostrictive Sensor BTL1J9J Balluff Indonesia