Pepperl Fuchs NJ25-50-E2

Jual Inductive Sensor Pepperl Fuchs NJ25-50-E2 Indonesia

Pepperl Fuchs NJ25-50-E2Jual Inductive Sensor Pepperl Fuchs NJ25-50-E2 Indonesia

PT. Rizki Arika Teknik siap membantu Anda mendapatkan produk unggulan dari Pepperl+Fuchs dengan mudah di Indonesia. Sebagai distributor Pepperl Fuchs kami menyediakan Inductive Sensor NJ25-50-E2 serta berbagai tipe dan seri lainnya dari Pepperl+Fuchs yang dijamin 100% original, bergaransi, dan ditawarkan dengan harga kompetitif. Permudah kebutuhan pengadaan komponen industri Anda bersama kami — jangan ragu untuk menghubungi tim kami guna mendapatkan informasi lebih lengkap dan penawaran menarik yang tersedia.

Inductive Sensor Pepperl Fuchs NJ25-50-E2

Sensor induktif menjadi bagian penting dalam sistem otomatisasi modern, khususnya dalam mendeteksi objek logam tanpa kontak fisik. Salah satu produk unggulan dalam kategori ini adalah Sensor Pepperl+Fuchs NJ25-50-E2, yang dirancang dengan spesifikasi mekanis unggulan untuk daya tahan maksimal di lingkungan kerja yang menantang. Artikel ini akan membahas secara lengkap spesifikasi mekanik sensor ini—mulai dari desain kabel, material, dimensi, hingga ketahanan fisiknya.

Spesifikasi Mekanis Data

1. Desain Koneksi dengan Kabel: Stabil dan Andal

Sensor ini menggunakan jenis koneksi kabel langsung (cable connection), yang sangat cocok untuk instalasi permanen di sistem industri. Koneksi kabel memastikan transmisi sinyal yang stabil tanpa risiko longgar akibat getaran atau gangguan lingkungan sekitar.

Kabel sepanjang 2 meter melengkapi sensor, memberikan fleksibilitas dalam pemasangan pada berbagai posisi mesin atau panel kontrol.

2. Material Housing dan Sensing Face dari PBT: Tahan Lama dan Kuat

Bagian bodi dan permukaan deteksi sensor ini terbuat dari PBT (Polybutylene Terephthalate), yaitu material plastik teknik yang terkenal dengan ketahanannya terhadap panas, bahan kimia, serta tekanan mekanis.

Keunggulan PBT:

  • Tahan terhadap suhu tinggi dan kelembapan

  • Tidak mudah retak atau pecah akibat benturan ringan

  • Ideal untuk lingkungan pabrik yang penuh dengan debu dan cairan industri

3. Perlindungan IP67: Siap Hadapi Kondisi Ekstrem

Sensor Pepperl+Fuchs NJ25-50-E2 dilengkapi dengan rating proteksi IP67, yang berarti:

  • Tahan terhadap debu total (dust-tight)

  • Tahan terhadap perendaman air sementara hingga kedalaman 1 meter

Fitur ini memastikan sensor tetap berfungsi meskipun cipratan cairan, debu tebal, atau lingkungan yang lembap atau basah seperti industri makanan, minuman, dan logistik menerpa.

4. Detail Kabel: Presisi dan Ketahanan Mekanis

Sensor ini memiliki kabel dengan detail teknis sebagai berikut:

  • Diameter kabel: 6.4 mm ± 0.2 mm

  • Material kabel: PVC berwarna abu-abu, tahan terhadap abrasi dan suhu tinggi

  • Radius kelengkungan minimal: >10x diameter kabel

  • Jumlah inti kabel (cores): 3

  • Luas penampang inti: 0.75 mm²

  • Ujung kabel dengan ferrule: Ya, untuk koneksi terminal yang lebih aman dan tahan lama

Desain kabel seperti ini memudahkan sensor untuk disambungkan ke sistem kelistrikan dan memberikan performa sinyal yang stabil dalam jangka panjang.

5. Ukuran Fisik Kompak: Ideal untuk Berbagai Ruang Instalasi

Sensor ini memiliki panjang 40 mm dan diameter 50 mm, menjadikannya cukup kompak namun tetap kokoh untuk pemasangan pada peralatan berat sekalipun.

Ukuran ini mempermudah proses penempatan sensor, bahkan di ruang terbatas atau pada sudut mesin yang sulit dijangkau.

6. Bobot dan Torsi Pemasangan

  • Berat sensor: 270 gram

  • Torsi pengencangan sekrup maksimal: ≤ 1.8 Nm

Nilai ini cukup untuk menjamin sensor terpasang kuat tanpa merusak housing. Pengguna disarankan untuk menggunakan alat torsi saat memasang guna menghindari kesalahan pemasangan yang bisa mempengaruhi performa sensor.

Spesifikasi Umum Sensor Induktif

1. Fungsi Switching: Normally Open (NO)

Sensor ini bekerja dengan fungsi switching Normally Open (NO), yang berarti:

  • Output akan aktif (mengalirkan sinyal) hanya saat objek logam terdeteksi oleh sensor.

  • Ketika tidak ada objek di area deteksi, output tetap dalam kondisi terbuka atau tidak aktif.

Sistem kontrol yang memerlukan sinyal hanya saat deteksi terjadi umumnya menggunakan fungsi ini, misalnya dalam penghitungan unit produksi, kontrol posisi aktuator, atau sistem keamanan berbasis deteksi objek.

2. Output Tipe PNP: Kompatibel dengan Logika Positif

Sensor ini menggunakan output tipe PNP, yang mengalirkan tegangan positif (V+) ke beban saat kondisi aktif. Kebanyakan PLC (Programmable Logic Controller) yang digunakan di industri sangat cocok untuk jenis sistem yang berbasis logika positif.

Keuntungan output PNP:

  • Kompatibilitas luas dengan perangkat industri standar

  • Pengkabelan lebih sederhana untuk sistem kontrol DC

  • Lebih aman dalam beberapa skenario karena tegangan rendah tidak langsung mengalir ke ground

3. Desain Kabel 3-Wire: Sederhana dan Efisien

Sensor ini menggunakan konfigurasi kabel 3-wire, yang terdiri dari:

  • Positif (V+)

  • Negatif (GND)

  • Output sinyal

Desain ini merupakan standar industri untuk sensor PNP dan mempermudah instalasi ke berbagai sistem kontrol tanpa perlu penyesuaian wiring tambahan.

4. Jarak Operasi Terukur: 25 mm

Sensor dengan rated operating distance () sebesar 25 mm mampu mendeteksi objek logam dari jarak yang cukup jauh sehingga memberikan fleksibilitas tinggi dalam proses pemasangan.

Jarak ini memungkinkan penggunaan sensor untuk:

  • Deteksi objek besar di jalur konveyor

  • Pendeteksian dari jarak aman dalam sistem robotik

  • Penggunaan di area yang sulit dijangkau

5. Jarak Deteksi Terjamin: 0 – 20,25 mm

Sensor ini memastikan jarak operasi (Sa) antara 0 hingga 20,25 mm. Rentang ini menjamin performa deteksi tetap stabil dan akurat, meskipun terjadi sedikit variasi pada posisi atau bentuk objek.

Jarak aman yang terjamin sangat penting untuk aplikasi yang membutuhkan deteksi konsisten dan andal tanpa toleransi kesalahan, seperti pengecekan kualitas produk atau pengaktifan aktuator presisi.

6. Faktor Reduksi Terhadap Bahan Logam Lain

Sensor induktif tidak memiliki jarak deteksi yang sama untuk semua jenis logam. Berikut adalah faktor reduksi yang harus dipertimbangkan:

  • rAl (Aluminium): 0.4 → Sensor hanya mampu mendeteksi aluminium hingga 40% dari jarak normal.

  • rCu (Tembaga): 0.3 → Untuk tembaga, jarak deteksi turun menjadi sekitar 30%.

  • r304 (Stainless Steel): 0.85 → Pada logam stainless steel tipe 304, sensor tetap mampu mendeteksi hingga 85% dari jarak nominal.

Catatan penting: Jarak deteksi akan bervariasi tergantung pada material target. Untuk performa optimal, gunakan material dengan reduksi minimal terhadap sensitivitas sensor.

Inductive Sensor Pepperl Fuchs NJ25-50-E2

Inductive Sensor Pepperl Fuchs NJ25-50-E2 Datasheet: Inductive Sensor Pepperl Fuchs NJ25-50-E2 pdf

baca juga: Jual Sensor NBB15-30GM50-E2-V1 Pepperl Fuchs Indonesia

Pemesanan

Segera hubungi tim kami untuk mendapatkan update harga terbaru dari Inductive Sensor Pepperl+Fuchs tipe NJ25-50-E2. Kami juga menawarkan berbagai pilihan Inductive Sensor Pepperl+Fuchs original lainnya. Tim sales dan marketing kami siap membantu Anda dengan penawaran terbaik. Jangan lupa kunjungi website kami untuk melihat koleksi produk lengkap yang kami sediakan.